Pada 1000 Hari Pertama, Otak Si Kecil Mengembang Hingga 88 Persen KONDISI TERBARU

Ternyata isu hangat tentang ini adalah benar? Pada 1000 Hari Pertama, Otak Si Kecil Mengembang Hingga 88 Persen.

Penting untuk memberikan nutrisi pada seribu hari pertama si kecil. (Foto: Ilustrasi)

AURA.CO.ID – Para ibu kerap diingatkan bahwa memperhatikan menu gizi bayi pada 1000 hari pertama sangat penting. Namun, bagaimana cara menghitung 1000 hari pertama itu dan apa korelasinya dengan perkembangan kecerdasan si kecil? Pakar penyakit nutrisi dan metabolik anak dari RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, Dr. dr Damayanti R Sjarif, SpA mengatakan, seribu hari pertama dimulai saat janin di dalam perut ibu selama 9 bulan ditambah 2 tahun setelah lahir.

Hal tersebut terungkap dalam talk show “Philips Avent dan Tantangan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Anak yang Benar” di Jakarta. Damayanti menyebut memberi makan pada 1000 hari menentukan kecerdasan otak bayi hingga masa tuanya nanti. “Otak hampir semuanya tumbuh pada dua tahun pertama. Pada periode itu, otak si kecil tumbuh hingga 88 persen,” ujarnya.

Ini yang menyebabkan 1000 hari pertama menjadi sangat penting. Cara si kecil melihat, cara bicara, emosi, kemampuan berkomunikasi hingga kemampuan matematika itu ditentukan pada 1.000 hari pertama. Itu sebabnya, Damayanti mengingatkan para ibu bahwa bayi tidak perlu sekolah.

“Ada pasien saya yang anaknya baru 6 bulan disekolahkan. Maksudnya apa, sih? Bayi pada usia itu belum bisa berkomunikasi. Saya sarankan anak baru boleh sekolah setelah usia 3 tahun, itu pun PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini),” Damayanti menukas.

Orang tua khususnya ibu memegang peran penting dalam memenuhi kebutuhan gizi si kecil. Damayanti memberi contoh salah satu pasiennya, seorang ibu, yang terbang dari Pekanbaru, Riau. Ibu ini melahirkan bayi dengan bobot 3 kg. Pada usia 16 bulan, berat si bayi hanya 3,6 kg karena alergi susu sapi. Celakanya, dokter malah memberinya susu soya.

“Padahal, susu soya bukan pengganti untuk alergi susu sapi. Mohon dicamkan ya, ibu. Yang terjadi kemudian, bayi ini diare terus kemudian ibu ini dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Lalu saya berikan susu untuk mengatasi alergi susu sapi. Pada bulan kesembilan, bobot anak ini naik menjadi 10,7 kg,” Damayanti bercerita.

Anak itu bisa menyanyi dan berdiri. Ibunya senang sekali. “Tapi kita lihat dulu bagaimana perkembangan otaknya? Anak dengan gizi kurang jaringan otaknya sedikit. Masa otaknya memang berhasil dikembalikan tapi apakah kecerdasannya kembali maksimal? Belum tentu. Makanya bu, perhatikan dengan seksama kandungan gizi menu si kecil pada 1.000 hari pertama,” pungkas dia.

( wyn / wyn )

Cerita aneh menurut berita terbaru tentang Pada 1000 Hari Pertama, Otak Si Kecil Mengembang Hingga 88 Persen.