Jangan Takut, Ayo Lawan Kanker Serviks Sebelum Terlambat! : Okezone Lifestyle KABAR HANGAT

Hari ini koran Indonesia menyampaikan tentang Jangan Takut, Ayo Lawan Kanker Serviks Sebelum Terlambat! : Okezone Lifestyle.

KANKER serviks belakangan ini terus menjadi perbincangan hangat. Selain karena artis Julia Perez yang juga mengidapnya, jumlah penderita kanker serviks memang terus bertambah setiap tahun.

Kanker serviks mengancam 228 per 100.000 penduduk di Indonesia. Kanker serviks menjadi penyakit kanker nomor 2 terbanyak yang dialami wanita di Indonesia, setelah kanker payudara.

Penyakit ini ditemukan pada satu dari 1.000 wanita, dengan angka kematian 80 persen per tahun. Sementara, berdasarkan Data Globocan, sekira 7.800 orang meninggal dunia akibat penyakit penyakit mematikan itu.

Sementara itu, Tim Perwakilan Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Kerja (OASE), istri Menteri Perhubungan RI, Sri Endang Haryatie Budi Karya Sumadi menyebut, kanker serviks merupakan kanker yang menyebabkan kematian tingkat teratas pada wanita.

Endang mengatakan, dari data rumah sakit Sentral Indonesia, menunjukkan terdapat 15.000 pasien baru kanker leher rahim setiap tahunnya, 8.000 di antaranya meninggal dunia.

”Secara statistik hampir setiap 1 jam terdapat 1 perempuan yang meninggal akibat kanker rahim,” kata Endang, dalam sambutannya di Gebyar Deteksi Dini Kanker Serviks (Iva/Papsmears), Kota Bengkulu, belum lama ini.

Kanker Serviks atau kanker leher rahim sendiri disebabkan oleh penularan Human Papilloma Virus tipe 16 dan 18. Wanita yang mengalaminya karena pernah terpapar virus HPV dari kontak seksual, benda-benda yang sering dipegang, dan cara lain yang seharusnya dapat dihindari.

Misalnya, memiliki kebiasaan merokok atau menjadi perokok pasif dapat berdampak membuat wanita berisiko terinfeksi HPV. Karena, merokok dan paparan asap rokok dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Memiliki sistem kekebalan tubuh yang terganggu dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks. Misalnya, kondisi seperti HIV dapat membuat Anda lebih mungkin untuk terkena infeksi HPV, di mana itu faktor risiko kanker serviks.

Meski menjadi salah satu momok yang mengancam kesehatan wanita di Indonesia, kanker serviks masih bisa dicegah. Salah satunya dengan mengetahui dan menyadari tanda-tanda dari kanker serviks sejak awal.

Ketua Umum Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia Prof Andrijono, SpOG(K) mengatakan, keputihan menjadi salah satu tanda-tanda penyakit kanker serviks. Selain perdarahan yang dialami wanita ketika berhubungan seksual.

“Paling gampang sih menandainya, kalau keputihan enggak hilang-hilang ditambah bau menyengat, harus cepat-cepat deteksi dini kanker serviks,” imbuhnya di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Selebihnya, wanita yang mengalami perdarahan saat berhubungan seksual, juga menjadi tanda kedua bahwa Anda menderita kanker serviks. Jika memang mengalaminya, segera konsultasi dengan dokter.

“Kalau sudah punya suami dan minta berhubungan seks. Karena kalau perdarahan bisa jadi salah satu cara deteksi dini kanker serviks,” kata Prof Andrijono.

Selain itu, pemberian vaksin HPV juga penting dilakukan, karena telah terbukti dapat mencegah penularan penyakit kanker serviks. Menurut Prof Andrijono, dengan melakukan vaksin, maka dapat membantu menurunkan angka kejadian dan kematian akibat kanker serviks.

“Vaksin HPV sudah tersedia di semua fasilitas kesehatan. Sejak usia anak sekolah, vaksin HPV sudah dapat diberikan, malah lebih ampuh menangkal dengan dua kali dosis. Harus diberikan kepada usia 10 tahun karena imunitas sistemnya masih bagus. Dan kita harapkan dampak protektifnya cukup panjang bisa sampai 20 tahun,” jelasnya.

Selain melakukan vaksin HPV, wanita juga harus melakukan pap smear dan IVA test. Skrining ini menjadi salah satu cara deteksi dini agar tak terlambat mendapatkan terapi jika terdeteksi penyakit kanker serviks.

“Kanker serviks ini sudah diketahui pencegahannya dan dapat dicegah. Oleh karena itu, saya mendorong masyarakat untuk melakukan tes IVA, papsmear, dan tes DNA HPV,” terangnya.

Karenanya, wanita yang sudah menikah juga diimbau untuk melakukan pemeriksaan papsmear atau IVA secara rutin. Deteksi kanker sejak awal bisa menyelamatkan nyawa, sebelum terjadi komplikasi yang lebih serius.

Gosip terhangat sesuai yang dikabarkan sumber informasi tentang Jangan Takut, Ayo Lawan Kanker Serviks Sebelum Terlambat! : Okezone Lifestyle.