India minta bantuan M’sia banteras keganasan HARI INI

Media online mempublikasikan kabar terbaru bahwa India minta bantuan M’sia banteras keganasan.

India meminta bantuan Malaysia untuk memerangi terorisme menyusul peningkatan ancaman militan, kata Perdana Menteri India Narendra Modi.

"Ini adalah tantangan yang dapat mengancam perekonomian dan stabilitas. Jadi ia membutuhkan negara-negara lain untuk bekerja dan kami ingin melanjutkan kerjasama kami dalam upaya anti terorisme bersama Malaysia," kata dia.

Berbicara pada konferensi pers bersama timpalannya dari Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak, Modi mengatakan ia mendapat inspirasi terutama dari usaha Najib untuk memerangi terorisme.

Beliau berkata Najib merupakan tokoh yang memberi inspirasi dalam memerangi terorisme dan India ingin belajar dari pengalamannya.

Dalam hal ini, Najib yang sedang dalam kunjungan resmi enam hari ke India, menawarkan pengalaman Malaysia untuk memerangi terorisme, menambahkan itu adalah penting untuk memerangi ancaman ini, termasuk dari kelompok teroris Daesh.

"Kita harus bekerjasama untuk membuat dunia ini aman. Perdana Menteri Modi ingin tahu kesuksesan kita membasmi radikalisasi dan saya memberinya sebuah buku tentang keberhasilan kita, dan kita akan bagikan pengalaman kita pada satu konferensi khusus tentang terorisme," katanya.

Kepada media yang sama, Najib mengatakan Indian Railway Construction Company (Ircon) telah menunjukkan minatnya untuk bergabung proyek landasan baru Seremban-Port Klang.

Dia mengatakan India juga menunjukkan minat untuk membeli lebih banyak minyak sawit dari Malaysia sementara mengizinkan lebih banyak penerbangan dari Malaysia ke negara itu.

Dalam aspek lain, Modi juga menyambut perkembangan tentang metode pengobatan Ayurveda yang berasal dari India ditawarkan kepada pihak Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR).

Desember lalu, Institut Nasional Ayurveda India (NIA) dan UTAR menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan kerjasama di dalam penelitian dan mempopulerkan pengobatan Ayurveda di Malaysia.

MoU itu juga akan memungkinkan NIA untuk membantu UTAR dalam mendirikan sebuah Fakultas Ayurveda untuk program gelar Bachelor dan Master untuk Ayurveda di Malaysia.

Bernama

Berita terbaru ini dikutip dari berita terbaru tentang India minta bantuan M’sia banteras keganasan.

Leave a Reply