IGP: Haramkan gerakan Millah Abraham MEDIA SOSIAL

Hari ini koran Indonesia menyampaikan tentang IGP: Haramkan gerakan Millah Abraham.

Polisi menyarankan Departemen Urusan Agama Islam Negeri Sabah (JHEAINS) agar melarang gerakan ajaran Millah Abraham di negeri itu.

Portal Berita Harian Online memetik Ketua Polis Negara, Tan Sri Khalid Abu Bakar, mengatakan rekomendasi itu sudah diinformasikan kepada JHEAINS dan disebut Yang di-Pertua Negeri Sabah, Tun Dr Juhar Mahiruddin, untuk tindakan lanjut .

"Gerakan Millah Abraham dilihat sebagai menyimpang dari ajaran Islam.

"Gerakan ini belum dilarang di Sabah dan polisi merekomendasikan larangan itu sehingga tindakan penegakan dapat dilakukan segera," katanya yang dikutip portal itu.

Gerakan Millah Abraham tersebut dikatakan sesat karena menganggap orang lain yang belum dibai'at kafir.

Dalam ajarannya, mereka hanya melakukan shalat malam, tanpa shalat lima waktu.

Pada dasarnya mereka mengaku pengikut Nabi Ibrahim. Mereka mencampuradukkan Islam, Kristen, dan Yahudi.

Menurut Khalid, polisi hanya menunggu keputusan Yang di-Pertua Negeri untuk larangan dalam waktu dekat dan yakin persetujuan dicapai untuk membatasi ajaran songsang itu dari terus merajalela di Sabah.

"Kita menemukan ajaran ini berakar antara dua negara yaitu Sabah dan Sarawak.

"Kita harus cepat karena tidak ingin gerakan ini terus berlanjut," katanya.

Sebelum ini, Bagian Ancaman Ekstremis Sosial (E2) Bukit Aman menemukan gerakan itu terdeteksi telah membeli banyak tanah di Sabah untuk dijadikan markas operasi mereka.

Pembelian tanah itu antaranya di Tuaran dan Simunjan, adalah dalam upaya untuk mendirikan sebuah pemerintahan Islam atau Daulah Islamiah di wilayah ini.

Hot update informasi disampaikan juga pada situs media tentang IGP: Haramkan gerakan Millah Abraham.

Leave a Reply